Saturday, February 9, 2013

kain batik

Perkenalkan nama ku AF (nama samran) aku dari indonesia. Aku mau berbagi pengalaman ku bermatsurbasi di situs ini. Ini kisah sewaktu aku masih duduk di bangku sekolah,waktu itu aku masih umur 17 th. Aku mempunyai kakak laki laki dan dia menikahi seorang perempuan dari desa yang cuku lumayan cantik,dan mereka masih tinggal di rumah orang tua bersamaku. Aku suka bermatsurbasi pakai kain batik karna menurutku perempuan lebih seksi berkain batik dari pada telanjang bulat.
Kumulai saja kisah ku.
Kaka ipar ku suka berkain batik di rumah. pas kakak nyuci baju atau keluar rumah sebentar aku suka ambil kain batik dari lemari kamarnya utuk di pakai matsurbasi di kamarku. Dan bila selesai aku lipat lagi kain batik dan ku taruh ke lemari sesuai tempat tadi menyimpannya dengan hati hati dan rapih karena takut ketahuan. Suatu hari libur sekolah aku tidak keluar rumah sedangkan kakak dan ayahku kerja, ibu ku pergi kepasar jadi tinggal aku dan kakak ipar ku.
Hari itu kakak ipar ku nampak seksi berkain batik yang di lilitkan di pinggang, dan kain batik yang di pakai adalah motif dan coraknya kesukaanku. Pas dia lagi nonton tv aku pura pura aja ikut nonton tv padahal aku ingin melihat seksi tubuhnya yang berkain batik itu. Sekitar jam 1 siang dia pergi kemar tidur dan bilang kalau acara tv nya gak asik mendingan tidur aja, tapi sebelum dia pergi ke kamar tidur dia ke tempat cucian kotor dan menaruh kain batik yang di pakainya karena mungkin sudah kotor. Dalam hati ku ini kesempatan bermatsurbasi, lalu ku ambil kain batik yang tadi di pakai nya dan ku bawa ke kamar dan hatiku sangat gembira waktu itu.
Ku berbaring sambil telanjang bulat di kamar ku lalu aku kocok batangku dengan kain batik yang lembut itu dan ku cium ujung kain batik itu sambil membayangkan kakak ipar ku. Lembutnya kain batik ku rasakan di batangku kakak oh,,oh kakak. Aku bersuara pelan membayangkan kakak ipar dalam kesedapan. Terasa batangku berdenyut denyut tanda air maniku mau keluar tapi aku tahan tahan karna aku mau berlama lama dengan kain batik kesukanku ini.
Sungguh tak terduga pintu kamarku di buka kakak ipar ku dan dia melihat apa yang sedang aku lakukan tapi langsung menutupnya lagi. Oh sungguh malu aku saat itu, aku lupa mengunci pintu kamar ku. Aku malu dan perasaat takut untuk keluar kamar. Dan aku pun lanjuntkan perbuatanku aku gesekan kain batik yang lembut itu di batang ku sampai air mani ku keluar dan membasahi kain batik kakak ipar ku.
Tak lama kakak ipar ku mengetuk pintu kamar ku, dan pas ku buka dia hanya tersenyum senyum padaku sambil bertanya mana kain batik kakak soal nya mau di cuci. Ku tau dia tersenyum itu menertawakan kelakuan aku tadi. Lalu ku hulurkan kain batik yang sudah ku kotori dengan air maniku. Tak lama akupun keluar kamar dan diapun sudah selesai mencuci pakainnya. Waktu itu aku tak banyak bersuara karena malu tetapi dia berkata padaku maaf tadi kakak tak sengaja soalnya tadi kakak susah untuk tidur siang lalu teringat cucian kotor yang lumayan banyak tapi pas kakak mau cuci lihat kain batik yang tadi di pakai tidak ada dan bermaksud menanyakan pada mu karena di rumah tiada siapa siapa. Dan akupun cuma mengangguk tersenyum malu.
Beberama hari itu perasaan malu masih meliputi pikiran ku. Dan pas hari minggu di rumah tiada siapa siapa kakak ipar ku bertanya sambil tersenyum senyum padaku, kenapa waktu itu bermatsurbasi pakai kain batik kakak..? Aku pun menjawab dengan rasa malu dan ku ceritakan yang sejujur nya. Begini kak sejak kakak tinggal di sini aku sangat suka melihat kaka berkain batik dan itu menurutku jauh lebih seksi dari pada perempuan yang berbikini saja. Dan aku pun diam diam suka ambil kain batik kakak dari lemari untuk objek dan fantasi bermatsurbasi. Sambil membayangkan tubuh kakak yang cantik ini berbalut kain batik. Setelah selesai aku bersihkan sisa air maniku yang membasahi kain batik kakak dan ku simpan lagi dengan rapih ke lemari kakak.
Sambil tersenyum senyum dia bertanya kepada ku. Kenapa harus kakak yang jadi objek fantasi nya..! Aku bilang karena kakak selalu memakai kain batik dan itu sangat seksi menurutku.
Dan kebetulan hari itu juga dia berkain batik yang di simpulkan di pinggang. Karena aku sudah tidak malu lagi, aku duduk di sampingnya dan berkata kak aku tak kuat bila lihat kakak berkain kain batik seperti ini. Tolong kak kocokin batangku sambil ku keluarkan. Ah gak mau jangan macam macam aku ini kakak iparmu dia berkata begitu.
Sambil menarik sedikit kain batik nya dan ku taruh di batangku aku berkata maaf kak aku takan berbuat macam macam tapi aku cuma pengen di kocok batangku sama tangan kakak. Tapi dia cuma diam aja, lalu ku kocok batangku dengan kain batik yang di pakainya sambil ku lihat kecantikan wajahnya. Ku tarik tangannya dan ku taruh di atas batangku yang di selimuti kain batiknya, sambil aku berkata kali ini aja kak tolong ya kak. Dan dia akhir nya mau juga mengocok batangku dengan kain batik yang di pakai nya. Oh,, terasa sedap betul halusnya tangan kakak dan lembut nya kain batik yang membaluti batangku. Tak lama aku rasakan batangku berdenyut denyut pertanda mau keluar. Kakak oh,, oh,, kakak sambil memandang wajahnya air maniku keluar di genggaman tangannya dan kain batik yang di pakainya. Melihat aku orgasme dia hanya tersenyum senyum. Dan aku pun memgucapkan terima kasih kakak.
Suatu malam kakak ku tak pulang ke rumah karena kerjaannya belum beres jadi malam itu kakak ipar ku tidur sendirian. Sekitar jam 11 malam aku pelan pelan masuk ke kamarnya dan terkejut aku melihat dia tidur hanya berkemban kain batik. Begitu nafsu nya aku sasat itu ingin rasanya aku perkosa dia tapi aku takut.
Lalu aku usap usap bokong dia yang berbalut kain batik dan ku cium punggungnya, kala itu dia tidur miring. Ku benamkan wajahku di bokong yang berbalut kain batik itu, baunya itu semakin menambah gairah ku dan terasa dia tak memakai celana dalam.
Ku buka celana dan pelan pelan tidur di sampingnya. Dengan posisi dia membelakangi ku. Trus ku gesekan batangku di celah bokong yang masih di baluti kain batik. Oh nikmatnya lembut dan licin ku rasakan. Tak lama kemudian dia terbangun dan melihat apa yang aku lakukan, jangan kau lakukan ingat aku ini kakak ipar mu dia berkata begitu. Lalu aku menjawab tenang kak aku tak berbuat macam macam aku cuma meggesek gesekan nya doang kak. Tapi itu tidak baik katanya, habis aku tak tahan kak. Boleh ya aku janji tak lebih dari itu jawabku. Dan akhirnya dia membolehkan aku untuk menggesek gesekan batangku dengan syarat jangan di selak kain batik nya. Dan aku pun menyetujuinya.
Lalu aku suruh dia tiduran tengkurap dan aku naik di atas nya. Ku gesek gesekan batangku dan sesekali ku tekan tekan di celah bokong yang masih di baluti kain batik. Ku bisikan di telinganya, oh kakak,, kakak oh sst,, sungguh nikmat sedap rasanya walupun batangku hanya bergesekan di celah celah bokong licin oleh kain batik yang kakak pakai.
Kak boleh yah aku cium bokong dan paha kakak yang masih di baluti kain batik ini. Dia hanya menganguk saja. Aku pun mencium bokong dan sesekali menjilati paha sampai bokong yang di baluti kain batik hingga basah dengan air liur ku.
Dan aku pun suruh dia tiduran terlentang, lalu aku cium dan jilat vagina yang masih terhalang oleh kain batik yang di pakainya. Tapi lama kelaman aku merasakan kain batik nya mulai basah tepat di vagina nya karena dia tidak memakai celana dalam, kulihat dia memejamkan matanya sambil mendesis, ku rasa dia mulai terangsang. Aku pun trus mejilati kain batik tepat di atas vagina nya dan kain batik nya basah dengan air liur ku yang bercampur lendir vagina nya.
Aku merangkak naik ke atas tubuh nya dan ku gesek gesekan batangku pada kain batik tepat di atas vaginanya. Dan ku rasakan kelembutan belahan vagina, ku tekan tekan batang ku di belahan vagina yang empuk itu meski masih terhalang kain batik yang di pakainya.
Ku benamkan wajah ku di dada nya dan ku jilat setengah buah dada nya karena dia masih berkemban. Trus saja aku ciumi dan jilati kain batik yang menghalangi buah dada nya. Hinga simpulan kain batik yang melilit di buah dadanya terbuka dengan lidah ku. Melihat dia yang tak melarangku, langsung saja ku gulum dan ku jilat buah dada nya.
Dia hanya mendesis kenikmatan sambil memejamkan matanya. Ingin rasanya ku cium bibir nya yang tipis itu tapi aku tak berani, aku trus saja gesek gesekan batang ku di celah vagina yang empuk itu meski terhalang kain batik yang di pakainya. Terkejut aku bila kepalaku di tarik tanganya ke arah leher putih nya itu, dalam hati aku tahu dia ingin aku mencium leher nya. Langsung saja aku jilati leher putih itu sampai telinga nya. Tengah aku asik jilat lehernya dia mengangkat kepalaku dan mencium bibirku, dalam hati ini yang aku tunggu tunggu. Akhirnya kami berciuman dan bermain lidah meskipun aku tak pandai berciuman tapi ada lah sedikit pengalaman waktu dengan pacar ku. Ku pagut erat erat bibir tipis kakak ipar ku sambil tanganku memegang buah dada yang sudah terselak dari kain batik yang tadi di lilitkanya di tengah antara buah dada.
Dalam posisi masih berciuman batang ku trus saja aku gesek gesekan di atas celah vagina nya.
Dan yang tak terduga oleh ku dia perlahan lahan selak kain batik yang membatasi batangku dengan vagina nya. Aku pura pura ja tak tau dan trus saja mengesek gesekan batang ku, tapi lama kelamaan terasa bulu bulu halus menyentuh batang, lalu ku lepaskan pagutan bibir kakak ipar ku sambil berkata, kak ,,,? Dia menjawab udah gak pa pa terusin aja sambil berbisik. Dan kini batang ku gesek gesekan di celah vagina nya tanpa terhalang lagi oleh kain batik yang di pakainya, hanya bulu bulu halus yang ku rasakan. Tak lama ku rasakan lendir vagina nya membasahi batang ku, ku tak tau kala itu dia orgasme atau tidak tapi yang ku rasakan air lendir membasahi batang ku. Dan tak ku sangka tangan kanan nya memegang batang ku dan mengarahkan ke liang vagina yang basah itu. Sambil berbisik lembut dia berkata tekan saja... Dan aku balas denga bisikan lagi, ya kak...
Ku tekan dengan perlahan batang ku, ku kocok kocok sambil ku gulum buah dada nya, ku jilati leher dan telinga nya, tak lama ku rasakan berdenyut denyut batang ku pertanda aku mau orgasme. Ku bisikan padanya kak aku mau keluar,, dia berkata ko cepat sekali,,? Aku udah gak tahan kak, aku baru kali ini merasakan nya sebelum nya aku belum pernah melakukan hal ini dengan siapapun. Ya udah gak pa pa.. kata nya.
Ku pagut erat bibir nya dan semakin sedap ja ku rasakan, batang ku kocok dengan mesra,,, oh,, kakak ,, oh kakak sssest,, kak aku tak tahan lagi crot,, croot,,, akhir nya air maniku keluar di dalam vagina nya yang hangat itu. Ku kecup kening nya dan mengucapkan terima kasih banyak kak.. i love you tapi maaf bila aku tak memberikan kepuasan kepada mu aku.. Dan dia hanya tersenyum lalu berkata ga pa pa kakak mengerti ko..
Ku cium lagi kening nya dan aku bangun untuk membersihkan sisa lendir di batang ku dengan kain batik nya tak lupa ku juga membersihkan vagina nya, kini kain batik nya itu penuh dengan lendir kami berdua.
Sebelum kelur kamar aku berbaring dulu di samping nya da aku bertanya kenapa akhir nya kakak memberikan aku kesemptan ini. Dia menjawab ,, ya awal nya sih aku tak mau tapi saat batang mu bergesekan dengan vagina kakak meski terhalang kain batik ya tetap ja terasa dan kamu terus saja menjilati tubuh kakak jadi nya terangsang.. Terima kasih yah kak aku baru pertama kali ini merasakan nya sungguh sedap kata ku sambil memeluk tubuh nya. Dengan tersenyum dia berkata, berarti kakak yang pertama kali merasakan bujang mu,,? Ya jawab ku aku belum pernah melakukan nya dengan siapapun jujur paling juga berciuman sama pacar tapi aku rela memberikan nya kepadamu karena engkau kakak ipar ku yang selalu jadi objek dan fantasi saat aku bermatsurbasi. Dan aku pun bertanya kak boleh gak bila saat aku ingin bermatsurbasi pinjam kain batik kakak lagi,, dia tersenyum sambil menganggukan kepalanya.. Aku pun keluar kamar nya dan ucapkan terima kasih banyak..
Sejak itu bila aku ingin bermatsurbasi suka pinjam kain batik yang habis di pakainya karena sudah tak ada rasa malu lagi dan aku kembalikan kain batik nya dengan tompokan air maniku, dia hanya bisa tersenyum menertawakan kelakuan ku..
Bila aku ajak dia melakukan kaya waktu itu lagi dia selalu menolak dengan alasan berdosa.. Tapi tak apa lah karena dia bila aku suruh kocok batang ku dia tak pernah menolak, sampai dia boleh aku kelurkan air maniku di celah bokong nya yang berbalut kain batik.
Hinga tiba saat nya dia pindah dari rumah ku karena kakak ku sudah membeli rumah yang dekat dengan tempat kerja nya. Waktu tiada siapa siapa di rumah kakak ipar ku memanggil nama ku dari dalam kamar nya, pas aku masuk dia sudah berkemban batik kesukaan ku. Dan dia berkata kakak ingin mengulangi macam waktu itu sebagai kenangan, dan kamipun melakukan nya. Singkatnya setelah selesai dia bertanya kepada ku, apakah engkau mau menyimpan kain batik yang kakak pakai ini,,,? Aku menganguk dan tersenyum bahagia. Dan aku memeluk erat tubuh kaka ipar ku yang masih berkemban kain batik itu. Sambil berkata mungkin ini terakhir kalinya aku memeluk kakak dan terima kasih atas semua pengorbanan kakak yang telah di berikan kepadaku.. Dan di buka lah kain batik yang membaluti tubuh nya lalu di hulurkan nya kepadaku..
Begitulah kisah pengalaman ku mempunyai kain batik kakak ipar ku yang sekarang masih aku simpan. Dan kadang aku suka pakai bila berhubungan dengan istriku karena kini aku sudah menikah dan mempunyai anak.

2 comments: